Panduan WordPress & WooCommerce

Blog yang berisi bagaimana cara membuat website WordPress, membuat toko online WooCommerce, Optimasi WordPress/WooCommerce, Cara Meroketkan Website, Facebook Ads, Bisnis, Mencari Uang di Internet

https://tinyurl.com/yd8evtw4
https://tinyurl.com/y8sn9hgu

Minggu, 08 April 2018

Panen Keyword dengan Google Keyword Planner



Google Keyword Planner ini adalah satu fitur dari google adwords, biasanya orang menggunakan fitur ini untuk memilih kata kunci ketika akan beriklan di google adwords, tapi fasilitas ini pun free digunakan untuk Anda yang ingin meriset keyword.

Bagaimana masuk ke keyword planner? Silahkan buka browser Anda, lalu masuk ke google, dan ketikkan google keyword tool.

Panen Keyword dengan Google Keyword Planner

 *Setelah itu akan muncul hasil seperti ini, kemudian pilih keyword planner seperti di bawah ini



*Kemudian pilih Search for new keyword and ad group ideas



*Setelah itu silahkan ketikkan keyword berdasarkan produk Anda, silahkan ketikkan misalkan madu



*lalu nanti akan muncul hasil seperti ini



*Dari sini kita tahu, ternyata keyword madu menghasilkan frasa keyword manfaat madu , dimana ada 14.800 pencarian setiap bulannya untuk keyword manfaat madu via google search engine.

*Setelah itu Anda bisa back ke dalam hasil pencarian sebelumnya dengan mengklik tombol back seperti gambar di bawah ini



*Kemudian silahkan pilih Keyword idea



Ternyata keyword madu banyak sekali kombinasi keyword pencariannya, ada madu asli, khasiat madu, madu murni, kasiat madu, dan lain-lain sebagainya.

Setelah Anda mendapatkan kumpulan keyword madu, Eksperiment tidak boleh berhenti sampai di sini. Anda bisa mencoba mencari lagi kumpulan keyword berdasarkan hasil kumpulan keyword madu yang Anda dapatkan sebelumnya.

Misalnya Anda sebelumnya mengetikan madu, anggaplah keyword madu ini pencarian fase pertama. Kemudian nanti Anda akan mendapatkan sekelompok keyword dari hasil mengetikan madu, misalkan salah satu hasilnya adalah manfaat madu.

Kita bisa lakukan pencarian lagi di fase kedua menggunakan kombinasi keyword hasil dari fase pertama, contohnya manfaat madu, setelah itu akan didapatkan kembali sejumlah keyword, yang biasanya hasilnya itu mulai menjauh dari dari keyword hasil fase pertama.



Hasil dari fase kedua kita bisa lakukan pencarian untuk fase ketiga dan seterusnya. Jelasnya setiap keyword bisa Anda cari kumpulan keywordnya baik untuk fase pertama, fase kedua, fase ketiga, fase hingga hasil keyword pencariannya jauh sekali hubungannya.

Namun untuk contoh kasus di sini bagi Anda yang menjual madu, pastinya juga menjual berbagai macam jenis herbal. Silahkan bereksperiment.