“Apa yang banyak dicari orang? SOLUSI
yang relevan!”
Kebanyakan
orang mencari informasi di internet karena mereka butuh mendapatkan solusi dari
permasalahan yang mereka hadapi. Manfaatkan hal ini! Tulis artikelartikel
maupun konten-konten relevan.
Panduan SEO 2 : Gunakan Alur dan Bahasa
yang Natural
Anda
mengejar target SEO dengan artikel yang serampangan dan cenderung
mengakali
algoritma Google? Tidak mungkin!
“Bangun website untuk
pengguna internet bukan untuk spider”
— Dave Naylor —
Saat
ini hal itu tidak lagi bisa digunakan karena Google semakin canggih. Google akan
tahu mana situs-situs yang memang mengandung informasi yang bagus buat pengunjungnya
atau hanya situs-situs yang penuh dengan konten “sampah”.
Untuk
itu, perhatikan cara penulisan artikel Anda. Gunakan alur pembahasan yang runtut
dan masuk akal dengan bahasa yang natural. Anda akan mendapatkan dua keuntungan
sekaligus : pengunjung website dan Google akan sama-sama menyukainya!
Panduan SEO 3 : Segmentasi Halaman
Hindari
penggunaan footer dan sidebar untuk konten yang penting. Jangan cobacoba
menggunakan trik untuk mengakali mesin pencari dengan trik CSS atau JavaScript.
Tempatkan konten-konten yang penting pada tempat yang paling mudah dilihat
pembaca.
Mengapa segmentasi
halaman penting?
Karena
dimana Anda akan meletakkan kata-kata pada sebuah halaman adalah sama
pentingnya dengan penggunaan kata tersebut.
Setiap
halaman website memiliki bagian-bagian yang berbeda: header, footer, sidebar,
dan lain-lain. Sudah sejak lama, mesin pencari menentukan bahwa bagian terpenting
dari sebuah website berada di bagian main body.
Konten
yang diletakkan pada bagian main body (tengah) akan dianggap oleh Google sebagai
konten utama (yang penting) sedangkan teks yang ada pada tempat lain adalah
pendukung. Jadi pastikan bahwa Anda meletakkan konten utama Anda pada main
body.
Panduan SEO 4 : Perhatikan Struktur
Konten Anda
Jangan
abaikan struktur konten Anda. Atur header, paragraf, daftar, dan table dengan
stuktur yang baik sehingga mesin pencari bisa mengerti apa sebenarnya target
topik Anda. Sebuah website profesional memiliki struktur yang baik meliputi judul
topik, bagian pendahuluan, dan kesimpulan yang dibuat dengan susunanparagraf
dan tata letak yang baik.
Selain
struktur konten, Anda juga harus memperhatikan struktur website secara keseluruhan
seperti yang terdapat pada keterangan di bawah ini :
Panduan SEO 5 : Riset Kata Kunci
Hal
yang tidak boleh diabaikan begitu saja dalam optimasi SEO adalah riset kata
kunci. Meskipun kata kunci saja tidak cukup kuat untuk membangun pondasi konten
Anda. Semua hal yang berkaitan dengan SEO dimulai dari riset kata kunci yang
baik.
Anda
harus mengetahui kata yang jadi target, popularitas, dan persaingan pada kata
kunci tersebut (Tips: Gunakan Google Keyword Planner).
Panduan SEO 6 : Lakukan Riset Kata
Kunci yang Terkait dengan Topik / Tema Konten
Hindari
melakukan riset hanya dengan menggunakan satu kata kunci saja. Lakukan riset kata
kunci dengan menggunakan kata-kata yang terkait dengan topik dan tema dari
target kata kunci pilihan Anda. Dalam riset tersebut, gunakan juga kata kunci
sekunder yang terkait dengan kata kunci pilihan
Anda.
Bagaimana cara mengetahui
kata kunci sekunder yang bisa Anda pakai?
Perhatikan kata-kata apa saja yang orang-orang gunakan ketika membicarakan tentang topik Anda?
Selain kata-kata, frasa dan ungkapan apa saja yang mereka gunakan?
Ada baiknya juga Anda menggunakan sinonim dari kata kunci target Anda untuk memperkaya konten Anda.
Dengan lebih dari 6 juta pencarian setiap hari, Google memiliki banyak sekali informasi yang membutuhkan analisa tentang apa yang sebenarnya dicari. Menurut riset Google, sinonim memiliki efektivitas 70% dalam pencarian.
Untuk mengatasi masalah ini, mesin pencari menggunakan sinonim dan variasi kata untuk jutaan frasa untuk memudahkan mesin pencari menemukan situs Anda meskipun pengguna internet menggunakan kata yang berbeda. Sebagai contoh, jika kata kunci Anda adalah baju anak maka Anda bisa menggunakan variasi berikut ini:
• baju
anak-anak •baju balita • pakaian anak •pakaian anak-anak
Contoh perbedaan menggunakan strict
keyword (satu kata kunci yang sama) dengan menggunakan kata kunci variasi :
Panduan SEO 7 : Jarak Semantik dan
Hubungan Antar Istilah
Berbicara
tentang optimasi halaman, jarak semantik berkaitan dengan hubungan antara
kata-kata dan frasa yang berbeda pada konten. Perbedaan ini termasuk jarak antar
frasa, dan fokus pada bagaimana hubungan antar istilah di antara kalimat dalam
paragraf maupun dalam elemen HTML lainnya. Contoh: Letakkan kata piyama dan
baju anak di kalimat yang sama agar mesin pencari bisa mengerti bahwa kedua
frasa ini saling terkait.
Perhitungan Jarak Semantik :
Beberapa mesin pencari mengatasinya dengan mengukur jarak antar kata-kata dan frasa yang berbeda di antara elemen-elemen HTML yang berbeda. Semakin dekat konsepnya secara semantik, maka semakin dekat konsep tersebut terkait. Frasafrasa yang diletakkan dalam paragraf yang sama memiliki hubungan semantik yang lebih dekat dibandingkan dengan frasa-frasa yang diletakkan terpisah oleh paragraph-paragraf lain.
Mungkin
ini saat yang tepat untuk Anda tahu mengenai Schema.org, karena
Dengan
menggunakan schema, hubungan antar istilah bisa dilihat dengan jelas dan bisa
diaplikasikan pada halaman apapun yang mengandung teks. Gunakan schema untuk
membantu Anda dalam menyusun konten Anda.
Panduan SEO 8 : Manfaatkan Baclink
“Ada tiga elemen yang
efektif untuk SEO, yaitu: komunikatif, informasi yang berguna, dan backlink
yang berkualitas”
— SEO Refugee —
Panduan SEO 9 : Gunakan Media Sosial
Gunakan media sosial untuk membantu SEO Anda. Perhatikan fakta-fakta berikut ini terkait dengan media sosial untuk SEO :

