Agar website WordPress
Anda dapat muncul pada halaman pertama Google, Anda perlu melakukan optimasi
mesin pencari. Hal ini sering disebut dengan istilah SEO (Search Engine Optimization).
Ada banyak hal yang bisa Anda
lakukan untuk mendongkrak performa website WordPress Anda di mesin
pencari.Sayangnya, informasi dari mesin pencari ini terkadang menyesatkan.
Banyak dari mereka yang
hanya menampilkan mitos, maupun spekulasi tanpa bukti yang akurat.
Berikut kami hadirkan tips
terbaik yang terpercaya, spesial untuk Anda.
144. Search Engine
Optimization adalah langkah optimasi penting yang perlu dilakukan agar website WordPress Anda tampil di
Google.
145. Search Engine
Optimization berawal dari konsep sederhana, namun dibutuhkan ketekunan supaya
dapat berhasil dengan baik. Untuk mempermudah, Anda bisa menggunakan plugin SEO
WordPress seperti Yoast SEO maupun All in One SEO Pack.
146. Optimasi SEO bukanlah
spekulasi. Ada ilmu pastinya – menyangkut hal apa yang perlu Anda lakukan dan
tidak perlu Anda lakukan. Semuanya terangkum dalam Google Ranking Factors.
147. Usia Domain. Ada sebagian ahli SEO yang percaya bahwa semakin tua
umur domain, performa di mesin pencari akan semakin baik. Padahal tidak
demikian. Domain baru Anda pun bisa muncul di halaman pertama dalam waktu
singkat jika dioptimasi dengan baik!
48. Keyword. Keyword adalah aspek penting dalam dunia SEO. Anda perlu memasukkan keyword utama
website Anda dalam domain agar mesin pencari melihatnya sebagai topik yang
relevan.
149. Kemudian, pasang
keyword sebagai kata pertama dalam domain website Anda.
150. Selain domain utama,
Anda juga dapat meletakkan keyword pada Subdomain.
151. Keyword memang bisa
Anda tempatkan dimana saja. Jangan lupakan pemasangan keyword pada Title Tag.
152. Seperti pada domain,
Title Tag juga harus dimulai dengan keyword yang Anda inginkan. Ini akan
memudahkan Google mengindeks website Anda.
153. Setelah Title Tag,
Anda dapat memasukkan keyword pada Description
Tag. Memang bukan prioritas utama, namun tetap dapat memberikan pengaruh
kenaikan peringkat. Fungsinya untuk
menunjukkan konten Anda relevan dengan kata kunci tertentu.
154. Masih soal relevansi,
Anda sebaiknya juga meletakkan keyword pada
Tag
H1
(Heading). Tag H1 memiliki sebutan lain “Title Tag Kedua”, berfungsi
memberikan sinyal ke Google bahwa konten Anda relevan dengan kata kunci yang
diinginkan.
155. Keyword juga
sebaiknya muncul pada Tag H2 maupun H3 konten Anda.
156. Selain dalam konten, keyword yang terkait harus muncul pada
100 kata paling awal konten Anda.
157. Anda boleh
mengulang-ulang penyebutan keyword dalam konten website WordPress.
158. Konten yang padat
keyword memang dapat tampil dengan baik di Google. Namun ingat, jangan terlalu banyak. Salah-salah
malah Anda dianggap melakukan keyword
stuffing sehingga berpeluang terkena penalti.
159. Latent Semantic Indexing Keywords. Keyword LSI akan membantu Google
membedakan arti kata yang memiliki lebih dari satu makna (Misal: Apple –
perusahaan komputer dengan Apple – buah). Diterapkannya LSI dapat menunjukkan
kualitas konten website Anda pada mesin pencari.
160. Keyword LSI dalam Title dan Description Tags. Adanya keyword LSI
dalam meta tag halaman akan membantu Google membedakan sinonim kata. Ini adalah
cara alternative yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan relevansi kata
kunci.
161. Semakin panjang konten Anda semakin baik. Website peringkat 1
sampai 10 Google rata-rata memiliki konten dengan panjang 2000 – 2500 kata.
162. Country TLD Extension juga berpengaruh terhadap SEO. Hal ini
berpotensi meningkatkan site rank pada suatu negara, namun membatasi
kemungkinan website Anda ditampilkan dalam peringkat tinggi pencarian global.
163. Sisa masa berlaku domain. Google melihat bahwa domain aktif
biasanya berlangganan hingga beberapa tahun sekaligus. Sementara itu, ada
domain yang hanya digunakan kurang dari satu tahun. Domain aktif seperti inilah
yang akan didahulukan Google.
164. Buat informasi Whois
menjadi Public. Informasi dalam pengaturan dapat dilihat oleh Google bahwa Anda
memiliki sesuatu yang disembunyikan.
Ini jelas tidak baik untuk performa SEO Anda.
165. Pemilik Whois
bermasalah. Apabila Google mengetahui Anda pernah menyebarkan spam, Google akan
lebih berhati-hati terhadap website lain yang Anda miliki. Hasilnya, website
Anda akan lebih sulit muncul di mesin pencari.
166. Kecepatan loading halaman berperan penting pada performa SEO
Google. Penilaian ini didasarkan pada coding dalam website Anda berikut ukuran
file yang ada.
167. Untuk menilai
kecepatan loading ini, Google juga menggunakan data pengguna dari browser
Chrome. Semakin cepat website Anda, semakin baik peringkatnya di Google.
168. Duplikat Konten. Konten yang identik dalam website yang sama,
meskipun isinya sedikit banyak diubah, dapat berpengaruh buruk pada ranking
website Anda di Google.
169. Anda pernah dengar Rel=Canonical ? Ini adalah tag yang
bisa Anda gunakan untuk memberitahu Google bahwa konten yang mirip adalah
konten berbeda.
170. Sejak adanya Panda Update, website dengan konten
berkualitas rendah tidak lagi sering muncul di peringkat atas hasil pencarian.
Jadi, jangan coba-coba, ya!
171. Apa yang membuat
suatu website disebut berkualitas rendah? Salah satunya, website memiliki
terlalu banyak pop up iklan.
172. Iklan memang
diperbolehkan, tapi jangan terlalu banyak, ya.
173. Autogenerated Content atau konten yang ditampilkan secara otomatis
juga memberikan skor penilaian buruk di mesin pencari Google.
174. Kemudian, ingat,
website semata-mata untuk afiliasi juga tidak terlalu disukai Google.
175. Image Optimization. Gambar yang ada dalam website WordPress Anda
juga dapat dioptimasi untuk meningkatkan tingkat relevansi di mesin pencari.
Anda dapat memasukkan kata kunci pada file
name, alt text, title, decription, dan caption.
176. Alt Text perlu Anda lengkapi. Ini adalah versi gambar untuk anchor text.
177. Google memiliki
sistem penilaian berdasarkan suatu konten, terutama untuk konten yang sifatnya
. Biasanya tanggal ini terlihat pada entry hasil pencarian Google.
178. Google menyukai
segala sesuatu yang baru. Dalam beberapa pencarian, halaman pencarian Google
cenderung menampilkan halaman yang lebih baru.
179. Seberapa sering Anda menambahkan konten baru ? Semakin sering,
semakin baik. Ini akan membuat website Anda tampak terurus dan tetap segar.
180. Seberapa banyak yang Anda update ? Banyaknya perubahan yang Anda
tambahkan dapat meningkatkan factor kesegaran konten Anda. Merombak suatu
paragraf tentu terlihat lebih signifikan dibanding mengubah satu atau dua kata,
bukan?
181. Seberapa sering Anda memperbarui halaman yang sudah ada ? Semakin
sering Anda memperbarui halaman WordPress Anda tentu akan semakin meningkatkan
nilai kesegaran konten.
182. Urutan Keyword. Anda perlu memikirkan urutan keyword seperti apa
yang lebih banyak dicari. Hal ini berhubungan dengan . Sebagai contoh, ketika
Anda mencari “wordpress hosting”, halaman yang dioptimasi dengan keyword
“wordpress hosting” akan memiliki
peringkat lebih tinggi dibandingkan halaman dengan keyword “hosting untuk
wordpress”. Melakukan keyword search akan sangat membantu Anda.
183. Selain keyword utama,
Anda perlu menambahkan keyword lain yang terkait dalam konten untuk menunjukkan
kepada Google bahwa Anda memiliki konten berkualitas.
184. Kualitas Link. Mungkin Anda pernah mendengar bahwa menambahkan link
keluar dalam website Anda turut meningkatkan peringkat di Google. Nah, saran
kami, usahakan link tersebut memang mengarah ke website yang kontennya dinilai
baik oleh Google.
185. Tema Link. Relevansi tautan keluar dengan konten yang ada dalam
website Anda juga turut berpengaruh. Misalnya Anda memiliki halaman bertemakan
cerita anak-anak. Jika Anda memasang tautan keluar menuju website cerita Peter
Pan, Google akan membacanya sebagai website yang memang membahas cerita anak-anak
berjudul Peter Pan, dan bukan band Indonesia bernama Peter Pan.
186. Akan tetapi, jangan
terlalu banyak menambahkan tautan keluar. Hal ini malah akan mengurangi
penilaian ranking halaman Anda di Google.
187. Google melihat
banyaknya tautan keluar sebagai suatu hal yang krusial. Berikut kutipan yang
diambil dari dokumen Google Quality
Rater :
“Beberapa halaman memiliki
terlalu banyak tautan keluar, mengaburkan halaman dan mengalihkan perhatian
dari konten utama.”
188. Selain tautan keluar,
Anda juga harus menambahan tautan/link yang mengarah ke halaman lain di website
Anda.
189. Tentu, Anda perlu
mengarahkannya ke halaman tujuan yang berkualitas juga (tidak asal).
190. Hindari Broken Link. Broken link menunjukkan
kepada Google bahwa website Anda tidak diurus dengan baik.
191. Link Afiliasi. Anda boleh saja menambahkan link afiliasi dalam
website Anda. Akan tetapi, terlalu banyak link afiliasi dapat berakibat buruk
bagi peringkat website Anda di Google.
192. Tata bahasa yang baik
juga menunjukkan kepada Google bahwa konten website Anda berkualitas.
193. Apakah konten anda
Original ? Apabila konten di halaman website Anda berasal dari website lain
yang sudah diindeks Google, halaman tersebut tidak dapat tampil lebih baik dari
halaman aslinya.
194. Tanda lain bahwa
website Anda berkualitas adalah adanya konten tambahan. Misalnya, Anda dapat menambahkan converter
mata uang, kalkulator bunga, maupun resep interaktif.
195. Adanya konten multimedia seperti gambar maupun
video turut menunjukkan kepada Google bahwa halaman website Anda berkualitas.
196. Reading Level. Semakin mudah halaman website WordPress Anda dibaca,
semakin baik website Anda akan dinilai oleh Google.
197. Kesalahan Coding. Kesalahan coding seperti HTML Error maupun WC3
Validation jelas akan memperburuk “citra‟
website Anda di Google. Jika Anda tidak dapat membuat website dengan baik,
mungkin ada baiknya Anda menggunakan jasa web developer.
198. Halaman website dalam
domain yang memiliki nilai authority tinggi dapat tampil lebih baik di mesin
pencari Google.
199. Secara umum, halaman
yang memiliki PageRank lebih baik
akan memiliki peluang ditampilkan di peringkat lebih tinggi.
200. PageRank halaman yang memasang tautan ke website Anda turut
mempengaruhi hasil pencarian. Semakin tinggi PageRank-nya, tentu akan semakin
baik.
201. Panjang URL. URL halaman website yang terlalu panjang juga dapat
lebih sulit ditampilkan, lho. Akan lebih baik apabila Anda menampilkan URL yang
singkat.
202. Usahakan juga URL
halaman website Anda tidak berada terlalu jauh dari homepage. Idealnya, satu
atau dua folder setelah homepage lebih baik.
203. Human Editor. Hal ini memang masih diperbincangkan, namun konon
katanya jika konten Anda diedit sendiri tanpa bantuan tool/bot dapat tampil
lebih baik.
204. Tag WordPress. Fitur Tag
dalam WordPress menunjukkan adanya keterkaitan suatu konten dengan konten lain
dalam website Anda. Jadi, mengapa tidak?
205. Keyword dalam URL. Yap, keyword sebaiknya juga Anda masukkan pada
URL halaman.
206. URL String turut mempermudah Google menentukan tema halaman website
Anda.
207. Ingat sumber
referensi yang berkualitas. Jika konten Anda berdasarkan riset maupun sumber
yang terpercaya, hal ini dapat berpengaruh pada tingginya nilai konten Anda.
208. Bullet & Numbered
List akan mempermudah pembaca mengerti isi konten Anda. Google menyukai apapun
yang disukai dan bermanfaat bagi pembaca. Jadi, ya, Anda perlu mencoba
menambahkannya dalam konten website Anda.
209. Prioritas Halaman
dalam Sitemap. Prioritas ini dapat Anda tambahkan dalam file sitemap.xml.
210. Usia halaman. Google memang selalu memprioritaskan konten yang
lebih baru. Biar demikian, halaman yang berusia lebih tua namun lebih sering
diperbarui dapat memiliki performa lebih baik dari halaman baru.
211. Layout yang User-Friendly. Anda ingat bahwa Google menyukai apapun
yang disukai pengguna? Bahkan layout website Anda juga berpengaruh. Seperti
yang diambil dari Google Quality Guidelines Document : “Layout yang baik pada
halaman dapat membuat konten utama Anda lebih mudah dibaca pengguna.”
212. Website Anda memiliki
parked domain ? Aktifkan sekarang.
Google tidak terlalu memprioritaskan kemunculannya di mesin pencari.
213. Konten dalam website
Anda berguna ataukah berkualitas? Mesin pencari Google dapat membedakannya.
214. Intinya, Anda perlu
menambahkan halaman yang memberikan nilai
lebih bagi pengguna agar dapat dinilai lebih oleh Google.
215. Selain mempermudah
pengunjung menghubungi Anda, halaman
Hubungi Kami juga memberikan pengaruh baik bagi performa website Anda di
Google. Bahkan, akan lebih baik lagi apabila informasi kontak Anda sesuai
dengan info pada whois!
216. Domain Trust/TrustRank. Tautan menuju website Anda yang berasal
dari website terpercaya dapat mendongkrak performa SEO Anda.
217. Arsitektur Website.
Apakah konten dalam website Anda sudah diorganisir dengan baik ? Jika belum,
sebaiknya Anda segera melakukan penataan ulang. Mengapa? Karena Google juga
memperhatikan struktur internal website Anda!
218. Jumlah Halaman Turut Mempengaruhi. Apakah website Anda memiliki
banyak konten yang dibagikan sehingga memiliki halaman sangat banyak? Itu
bagus. Google dapat dengan mudah membedakan website yang besar dengan website
afiliasi.
219. Sudahkah Anda
menambahkan Sitemap ? Sebaiknya iya,
karena sitemap dapat membantu proses indexing website Anda di Google.
220. Uptime. Jika website Anda tidak memiliki uptime yang baik, dalam
artian sering offline maupun mengalami permasalahan server, ranking website
Anda di Google dapat melorot dengan cepat. Karenanya pilih hosting berkualitas yang memiliki jaminan
up time 99,98%.
221. Lokasi Server dapat berpengaruh pada peringkat pencarian di
daerah-daerah tertentu. Hal ini sangat krusial terutama pada pencarian yang
sifatnya geo-specific.
222. SSL Certificate. Google telah mengkonfirmasi bahwa sistem mereka
juga mengindeks SSL Certificate website Anda, dan lebih memprioritaskan website
dengan HTTPS.
223. Halaman Terms of Service dan Privasi dapat menunjukkan kepada Google bahwa Anda adalah pengguna internet terpercaya. Jadi, mengapa tidak Anda tambahkan?
224. Anda cukup sekali saja memasukkan Meta Information halaman. Menampilkannya dua kali (atau lebih), malah akan memperburuk performa SEO Anda.
225. Menampilkan Breadcrumb pada website juga merupakan ide yang bagus untuk mendongkrak peringkat di mesin pencari. Breadcrumb membantu pengguna mengetahui dimana mereka berada dalam website Anda.
226. Sudahkah website Anda dioptimasi untuk mobile ? Jika belum, sebaiknya Anda segera membuat website Anda responsive atau mobile friendly .
Google sangat memprioritaskan website seperti ini. Bahkan, mereka meletakkan tag Mobile Friendly pada hasil pencarian yang dapat tampil baik pada perangkat mobile, serta menghukum website yang tidak tampil baik di sana.
227. Belum memiliki video? Tampilkan di Youtube! Tampilkan video Anda di Youtube dan hal ini dapat membantu meningkatkan peringkat website Anda di Google.
228. Untuk apa memiliki website berdesain sempurna tapi sulit digunakan ? Jika website Anda sulit digunakan, segalanya bisa berimbas buruk bagi Anda. Time on site berkurang, page view melorot, dan bounce rate membengkak. Tentu Anda tidak ingin ini terjadi, bukan?
229. Pasang Google Analytics dan Google Webmaster Tools. Kedua tool ini juga berfungsi memberikan Google data akurat mengenai website Anda.
230. Review website Anda
pada website seperti Yelp.com dan RipOffReport.com juga memainkan peran
penting pada algoritma pencarian Google.
231. Anda pun mungkin pernah mendengar ini. Backlink (tautan yang mengarah ke halaman Anda dari website lain) berperan dalam naiknya peringkat di Google. Akan tetapi, backlink pun tidak sembarangan. Backlink dari domain yang berusia lama akan lebih efektif dibandingkan domain baru.
232. Usia backlink pada suatu website juga mempengaruhi skor peringkat di Google. Backlink yang sudah lama terpasang akan lebih diprioritaskan Google.
233. Berapa banyak backlink yang Anda butuhkan? Semakin banyak tentu akan semakin baik. Biasanya dibutuhkan lebih dari 800 backlink agar dapat menduduki peringkat pertama Google. Bahkan, dalam beberapa kasus, Anda membutuhkan lebih.
234. Apakah halaman di website Anda sudah saling terhubung satu sama lain ? Jumlah halaman yang terhubung dalam domain yang sama juga mempengaruhi peringkat pencarian, lho.
235. Anda ingat bahwa Anda perlu mengandalkan sumber yang jelas agar “dipercaya” Google ? Nah, tautan dari domain berekstensi .edu dan .gov dapat mengirimkan sinyal ke Google bahwa sumber referensi Anda adalah terpercaya.
236. Tidak hanya itu saja, website Anda terdaftar sebagai source untuk Wikipedia, hal ini akan menaikkan tingkat kepercayaan Google terhadap website Anda.
237. Jika memungkinkan, tautan dari halaman website kompetitor Anda dapat mendongkrak skor peringkat website Anda di Google!
238. Popularitas halaman yang menampilkan tautan ke website Anda cukup berpengaruh pada hasil pencarian. Popularitas ini dilihat dari social share yang didapatkan.
239. Guest Post. Apakah Anda sudah pernah guest post? Jika sudah, link yang Anda cantumkan pada bagian atau memiliki nilai skor yang lebih rendah dari link kontekstual pada halaman yang sama.
240. Jenis tautan yang mengarah sebaiknya terdiri dari berbagai macam jenis, dan tidak hanya terpaku pada satu sumber saja, seperti forum tertentu maupun komentar blog.
Mengapa? Google akan membaca sumber yang monoton seperti ini sebagai web spam.
241. Sponsored Links maupun kata serupa lain seperti sponsors, link
partners, dan sponsored links dapat mengurangi nilai sebuah tautan dalam sistem Google.
242. Contextual Link. Tautan yang berada dalam suatu konten memiliki nilai tawar lebih tinggi dibandingkan link yang dipasang pada halaman website kosong.
243. Terlalu banyak pengunjung yang datang dari Redirect 301 cenderung akan mengurangi skor PageRank Anda.
244. Anchor Text dapat memberikan deskripsi lebih akurat tentang suatu website dibandingkan halaman website itu sendiri. Meskipun prioritasnya sudah tidak sepenting dulu, karena kini cenderung dianggap sebagai spam, Anchor Text tetaplah salah satu penanda bahwa suatu konten relevan.
245. Mendapatkan traffic yang masuk dari website dengan domain jenis Country TLD seperti .co.id, .my, .com.au maupun bisa menaikkan peringkat pencarian Anda di Negara-negara tersebut.
246. Sesuaikan pula Judul tautan (teks yang muncul ketika Anda mengarahkan pointer pada sebuah tautan) dengan kata kunci yang relevan terhadap konten.
247. Lokasi tautan pada konten Anda sebaiknya diletakkan pada bagian awal, dan bukan di bagian tengah maupun akhir.
248. Lokasi tautan dalam sebuah halaman turut berpengaruh. Sebaiknya Anda meletakkan tautan di dalam konten, dan bukan pada bagian footer maupun sidebar.
249. Maksimalkan tautan yang mengarah ke website Anda dari website dengan tema serupa. Hal ini memberikan pengaruh yang cukup signifikan di mesin pencari dibandingkan website yang sama sekali tidak ada hubungannya.
250. Tidak hanya website, tautan dari halaman yang berkaitan dengan halaman di website Anda juga turut berpengaruh!
251. Review atau ulasan pelanggan penting bagi Google dalam menilai website Anda.
Banyaknya rekomendasi maupun ulasan positif dapat memberikan dampak yang baik di Google.
252. Google dapat membedakan (serta memprioritaskan) website yang benar-benar menyediakan konten menarik daripada website blog asal jadi. Skor brand serta user-interaction menjadi tolok ukur di sini.
253. Tautan hasil pencarian yang banyak diklik (memiliki Click Through tinggi) lebih berpeluang memenangkan persaingan di halaman Google.
254. Click Through Rate Organik memang krusial. Semakin banyak klik yang Anda dapat, semakin Anda menunjukkan bahwa pengunjung melakukan interaksi pada website Anda.
255. Banyak orang meragukan Bounch Rate sebagai faktor penilaian ranking Google. Padahal, Google melihat besaran Bounce Rate sebagai salah satu patokan halaman yang berkualitas. Jika berkualitas, pengunjung tidak langsung keluar lagi (bounce), bukan?
256. Bagaimana dengan website yang banyak mendapatkan (pengunjung yang langsung mengakses website)? Website yang banyak diakses secara langsung dapat memiliki ranking yang lebih baik dari website yang lebih sedikit dikunjungi secara langsung.
257. Repeat Traffic. Berapa banyak pengunjung yang kembali mengunjungi website Anda? Hey, Google menyukai website yang memiliki „langganan‟ sehingga bisa memprioritaskannya di halaman hasil pencarian.
258. Google mengumpulkan data pencarian melalui Chrome. Data ini mencakup berapa banyak website Anda di-bookmark oleh pengguna. Semakin banyak akan semakin baik!
259. Browsing History. Bahkan Google memperhatikan website yang sering Anda kunjungi ketika Anda sedang login. Website tersebut dapat dinilai lebih tinggi di mesin pencari untuk kata kunci yang terkait.
260. Search History. Suatu pencarian dapat mempengaruhi pencarian selanjutnya. Misalkan Anda sedang mencari “review”, kemudian melakukan pencarian “laptop”.
Setelahnya, besar kemungkinan Google menampilkan website review mengenai laptop pada halaman pencarian.
262. Safe Search. Hasil pencarian dengan kata makian maupun konten dewasa tidak akan tampil dalam halaman pencarian jika fitur Safe Search diaktifkan.
263. Google dapat
menampilkan peringkat hasil pencarian lebih tinggi untuk website yang telah
Anda tambahkan pada Google Plus Circles.
264. Google tidak akan memprioritaskan halaman yang terkena Komplain DMCA.
265. Update algoritma Google bernama Bigfoot Update menampilkan lebih banyak domain berbeda pada halaman hasil pencarian.
266. Untuk pencarian yang berkaitan dengan belanja, Google terkadang menampilkan hasil pencarian berbeda. Misalnya pencarian rute penerbangan.
267. Google + Local Search biasanya ditampilkan pada bagian atas halaman hasil pencarian organik. Jadi, ada baiknya Anda mulai membuat halaman Google+ sekarang.
268. Jika Anda memiliki blog, sebaiknya Anda juga dapat menampilkan artikel berita. Beberapa kata kunci memunculkan artikel berita dalam Google News Box di halaman hasil pencarian.
269. Preferensi untuk Brand Besar. Mungkin Anda penasaran mengapa Google sering menampilkan website dari brand besar. Setelah Vince Update, Google memang memberikan prioritas lebih untuk website brand besar. Get big or get home, ya „kan?
270. Bahkan kata kunci yang berkaitan dengan domain atau nama brand besar dapat memunculkan hasil pencarian beberapa halaman berbeda dari website yang sama.
271. Jangan berhenti membuat berita. Banyak brand terkenal memenangkan persaingan di halaman pencarian Google karena brand mereka sering disebut pada Google News.
272. Menariknya, ketenaran brand terkenal di mesin pencari ini tidak semata-mata membutuhkan backlink yang mengarah ke website mereka.
273. Memasang nama brand terkenal pada Anchor Text merupakan trik meningkatkan brand signal yang dapat Anda coba.
274. Produk dalam website e-commerce terkadang muncul pada halaman hasil pencarian organik Google. Bisa jadi produk Anda juga muncul di sini !
275. Halaman website yang dibagikan melalui Twitter dapat menaikkan peringkat di Google. Jumlah tweet serta like menjadi faktor utama di sini.
276. Akan tetapi, tidak sembarang banyak saja. Google akan menilai lebih akun yang memiliki pengaruh tinggi, seperti yang memiliki banyak follower, dibandingkan akun yang baru dibuat.
277. Jumlah like Facebook fan page dapat menaikkan peringkat Anda di
Google.
278. Facebook share sifatnya mirip seperti backlink, menunjukkan kepada Google tentang banyak/sedikitnya konten Anda diminati.
279. Sama seperti Twitter, share dan like yang datang dari fan page populer akan lebih diprioritaskan Google.
280. Tidak hanya Facebook dan Twitter, Google juga melihat data popularitas maupun vote dari website sosial lain seperti Reddit, StumbleUpon, dan Digg.
281. LinkedIn banyak digunakan oleh para profesional untuk berjejaring. Mengapa bisnis online Anda tidak? LinkedIn Company Page dapat membantu meningkatkan citra Anda.
282. Tidak hanya bisnis saja, Anda juga bisa meminta pegawai Anda menambahkan bisnis Anda dalam bagian tempat mereka bekerja pada LinkedIn.
283. Anda juga perlu membuat akun Google+ untuk bisnis Anda. +1 di sini dapat meningkatkan Google secara signifikan.
284. Bisnis profesional tentu memiliki kantor fisik. Google+ Local Listing dapat mencocokkan data lokasi untuk menentukan suatu brand/website cukup
populer atau tidak.
285. Google juga memiliki layanan Feedburner RSS. Jika layanan Anda memiliki banyak subscriber di sini, besar kemungkinan Google melihat brand Anda memiliki popularitas yang baik.
286. Bahkan, salah satu tolok ukur pertimbangan lain Google adalah bisnis Anda taat membayar pajak atau tidak!
287. Biarpun demikian, jumlah follower dan likes di media sosial yang banyak tidak akan berarti tanpa adanya interaksi aktif para pengguna.
Ikuti link atau klik tutorial optimasi WordPress satu per satu berikut :
Tutorial 1. Optimasi WordPress dengan Dasar Instalasi
Tutorial 2. Optimasi WordPress dengan Setting Keamanan WordPress
Tutorial 3. Optimasi WordPress dengan Setting Kecapatan WordPress
Tutorial 4. Optimasi WordPress dengan Optimasi Konversi Desain
Tutorial 5. Optimasi WordPress dengan Copywriting
Tutorial 6. Optimasi WordPress dengan Media Sosial
Tutorial 7. Optimasi WordPress dengan SEO





