Selain dapat menginstal
WordPress melalui cPanel, alternatif lainnya Anda juga dapat menginstal
WordPress via FTP. Berikut adalah tutorialnya.
1. Download Software atau
Aplikasi FileZilla di sini: https://filezillaproject.org/download.php.
Setelah itu, instal software tersebut seperti biasa.
3. Buat akun FTP baru
dengan mengisi form yang sudah disediakan seperti contoh gambar dibawah,
setelah itu pilih “Create FTP Account”.
4.
Setelah
selesai, akan muncul akun FTP baru yang sudah dibuat. Pilih “Configure FTP Client” lalu pilih “FTP Configuration File” pada icon FileZilla.
5. Akan ada file dalam
format .xml yang terdownload, setelah itu buka kembali Aplikasi FileZilla,
kemudian pilih File » Import...
6. Cari file dalam format
.xml tadi yang sudah diunduh pada cPanel, kemudian “Open”.
7. Setelah berhasil,
langkah selanjutnya pilih icon server pada pojok kiri FileZilla. Kemudian,
pilih akun FTP yang sudah di-import tadi lalu masukkan password FTP yang sudah
dibuat di cPanel.
8. Setelah berhasil, akan
muncul keterangan seperti gambar di bawah ini.
9. Silakan download
WordPress di alamat https://wordpress.org/download/.
10.Setelah selesai
mengunduh, buka kembali FileZilla dan pilih file dimana Anda mendownload
WordPress tadi. Klik kanan dan pilih “Upload”,
kemudian tunggu hingga proses selesai. Akan tampil file WordPress pada kolom Remote site, seperti gambar di bawah
ini.
11.Kembali ke cPanel, buat
database untuk WordPress yang akan diinstal. Pilih “MySQL® Database Wizard”.
11.1. Tulis nama database
yang Anda inginkan, kemudian klik “Next
Step”.
11.2 Masukan username dan
password database yang Anda inginkan, kemudian pilih “Create User” seperti tampilan di bawah ini.
11.3.Langkah selanjutnya
yaitu centang semua opsi atau hanya pada opsi
12. Langkah selanjutnya
yaitu kembali ke Home cPanel, kemudian pilih File
Manager
» Go.
13. Setelah itu Anda akan
masuk pada halaman File Manager dan menemukan file WordPress yang sudah
diunggah melalui FTP. Kemudian pilih file WordPress tersebut, pilih Extract, ketikkan /public_html, lalu Extract File(s).
14. Setelah proses Extract berhasil, Anda akan mendapatkan
folder bernama WordPress pada File Manager atau public_html. Yang harus Anda lakukan selanjutnya adalah membuka
folder WordPress tersebut, pilih Select
All » Move lalu ubah nama direktori yang tadinya /public_html/wordpress menjadi /public_html.
15. Setelah semua file dipindahkan ke direktori /public_html, langkah selanjutnya adalah menghubungkan WordPress dan database yang sudah dibuat tadi. Caranya, buka browser kemudian ketikkan namadomainAnda.com/wp-admin/ maka akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini. Pilih bahasa yang Anda inginkan kemudian klik “Continue”.
16. Selanjutnya Anda akan
menemukan halaman seperti dibawah ini, pilih
17. Isi nama database,
username, dan password sesuai dengan database yang sudah dibuat sebelumnya.
Untuk Database Host dan Table Prefix biarkan saja default, setelah itu klik “Submit”.
18. Jika berhasil akan
muncul pesan seperti pada gambar di bawah ini. Kemudian pilih “Run the install”.
19. Langkah selanjutnya
yaitu mengisi informasi WordPress seperti Title, Username dan Password untuk
login pada dashboard dan email untuk
20. Setelah proses
instalasi selesai, akan muncul tampilan halaman seperti gambar di bawah ini.
Anda dapat login dengan menggunakan username dan password yang telah dibuat
sebelumnya.

