Panduan WordPress & WooCommerce

Blog yang berisi bagaimana cara membuat website WordPress, membuat toko online WooCommerce, Optimasi WordPress/WooCommerce, Cara Meroketkan Website, Facebook Ads, Bisnis, Mencari Uang di Internet

https://tinyurl.com/yd8evtw4
https://tinyurl.com/y8sn9hgu

Jumat, 16 Maret 2018

Tutorial 5. Optimasi WordPress dengan Copywriting




Copywriting berkaitan dengan konten website WordPress Anda. Kami selalu percaya bahwa  kualitas copywriting yang baik menunjukkan tingkat profesionalitas suatu bisnis. Inilah yang menjadikan copywriting aspek yang sangat penting.



Tentu Anda ingin selalu memberikan serta menampilkan yang terbaik pada calon pelanggan Anda, bukan? Simak berbagai tips optimasi copywriting berikut ini.

108. Kenali audiens yang ingin Anda tuju.

109. Mengenali audiens adalah langkah awal menentukan bahasa seperti apa yang tepat untuk audiens Anda.

110. Setelah mengetahui audiens yang ingin Anda tuju, Anda perlu mencari tahu apa yang mereka inginkan dari website WordPressAnda.

111. Nah, setelah mengetahui apa yang mereka inginkan, ini saatnya bagi Anda memberikan apa yang mereka inginkan.
.
112. Apapun audiens yang Anda tuju, Anda perlu tampil ramah.

113. Buat teks dalam website WordPress Anda seperti percakapan. Citrakan seolah-olah Anda berinteraksi secara langsung dengan pengunjung.

114. Gunakan kalimat aktif. Jika Anda menggunakan kalimat aktif, pembaca akan lebih mudah mengikuti serta melakukan apa yang Anda inginkan.

115. Jangan lupakan detail penting. 5W1H (Who, What, When, Where, Why, dan How) adalah aspek penting dalam tulisan Anda. Ini akan membuat tulisan Anda lebih terpercaya.

116. Judul yang kuat. Tulisan Anda, baik itu konten dalam website WordPress maupun artikel blog, akan sia-sia apabila Anda tidak memiliki judul yang menarik.

117. Terapkan pembagian tulisan secara jelas. Pembaca Anda di internet mungkin tidak memiliki banyak waktu untuk membaca. Jika pembagiannya jelas, mereka akan tetap berada di website/blog Anda lebih lama.

118. Anda dapat menerapkan pembagian tulisan lebih jelas dengan Heading dan SubHeading.

119. Cara lainnya, Anda dapat membuat Bullet List atau Number List.

120. Bisa juga dengan memberikan Bold seperti ini, italic, garis bawah, maupun warna yang berbeda.

121. Tambahkan media yang terkait, misalnya gambar, video, audio, GIF, dan lain-lain.

122. Jangan gunakan kalimat terlalu panjang. Kalimat yang terlalu panjang akan membingungkan pengunjung. Lebih pendek lebih baik.

123. Jika Anda masih kesulitan memendekkan kalimat, Anda dapat mencoba plugin WordPress bernama Yoast Seo. Plugin ini tidak hanya berguna bagi SEO saja. Anda bahkan dapat melihat Readability Score konten website Anda.

124. Menggunakan kalimat pendek dalam konten. Anda dapat secara sederhana menggunakan kata yang lebih pendek.

125. Pada intinya, Anda perlu menghindari bahasa yang sulit. Perumpamaan, bahasa daerah, maupun bahasa yang terlalu terkesan profesional dapat menyulitkan pengunjung website Anda. Mengapa? Karena cenderung sulit dipahami.

126. Gunakan bahasa yang positif. Misalnya, gunakan ungkapan “Menangkan Persaingan dengan Kompetitor Anda dibandingkan “ Jangan Sampai Kalah”. Terlalu banyak bahasa negative dapat memberikan kesan buruk pada website Anda.

127. Keyword memang penting, akan tetapi sebaiknya Anda tidak terlalu mengkhawatirkannya. Fokuslah pada menyediakan konten untuk manusia, dan bukan search engine semata.

128. Apabila Anda menjual produk, manfaatkan rasa takut pelanggan akan kehabisan produk Anda. Misalnya, Anda dapat memberikan tawaran promo yang terbatas.

129. Kelangkaan dapat mendorong pelanggan untuk menggunakan layanan atau membeli produk dari Anda. Terkadang, semakin langka dapat membuat barang/layanan Anda semakin berharga.

130. Ingat tips kami sebelumnya untuk menambahkan media? Nah, website WordPress yang hanya berisi tulisan saja tentu akan sangat membosankan. Anda perlu menyisipkan teks dengan gambar atau ilustrasi.

131. Call-to-Action Anda harus menarik. Bagaimana para pengunjung dapat melakukan apa yang Anda inginkan apabila kalimat ajakan Anda tidak menarik, bahkan tidak jelas?

132. Tuliskan sebuah cerita. Percaya pada kami, pengunjung website WordPress Anda akan sangat suka cerita!

133. Mengapa cerita ? Karena cerita dapat menyentuh perasaan para pembaca. Apabila Anda dapat membuat mereka tertarik dengan cerita Anda, mereka akan senang berlama-lama di website Anda.

134. Konten yang viral adalah salah satu contohnya. Sesuatu yang viral di internet biasanya memiliki kemampuan mengaduk-aduk perasaan audiens.

135. Perasaan ini biasanya ekstrim, ada bisa membuat mereka : kagum, takut, sedih, hingga bahagia.

136. Atau, semudah Anda menampilkan suatu konten yang sifatnya kontroversial.

137. Gunakan data. Data sangatlah penting apabila Anda ingin menunjukkan suatu fenomena maupun ketika mengajukan pernyataan. Anda dapat menambahkan data seperti statistik, riset, case study, dan lain-lain.

138. Nah, sebelum menampilkan data, Anda perlu memastikan terlebih dahulu bahwa Anda data tersebut berasal dari sumber terpercaya .

139. Pastikan data maupun informasi yang Anda tampilkan bukanlah hoax. Jika diperlukan, Anda dapat melakukan kroscek ulang.

140. Jika Anda memiliki waktu, Anda dapat mengalokasikan lebih banyak waktu untuk riset. Gunanya, tentu saja,  mencari data yang valid.

141. Mengapa riset penting? Riset adalah salah satu aspek yang membedakan konten website berbobot dengan konten yang bias-biasa saja.

142. Internet adalah surga informasi. Anda tentu dapat memulai riset dari mengetikkan kata kunci melalui Google.

143. Semakin banyak informasi yang Anda miliki, semakin kaya konten yang bisa Anda bagikan!