Panduan WordPress & WooCommerce

Blog yang berisi bagaimana cara membuat website WordPress, membuat toko online WooCommerce, Optimasi WordPress/WooCommerce, Cara Meroketkan Website, Facebook Ads, Bisnis, Mencari Uang di Internet

https://tinyurl.com/yd8evtw4
https://tinyurl.com/y8sn9hgu

Sabtu, 17 Maret 2018

Tutorial 4. Optimasi WordPress dengan Optimasi Konversi Desain



Tolok ukur utama kesuksesan WordPress adalah Konversi. Apa itu konversi ? Konversi adalah saat ketika pengunjung website memutuskan menggunakan layanan Anda.

Ini adalah saat yang Anda nantikan, bukan?

Agar website Anda memiliki peluang konversi yang baik, ada beberapa aspek optimasi yang perlu Anda lakukan. Aspek yang menyangkut konversi ini mencakup desain, copywriting, SEO (Search Engine Optimization), dan Media Sosial.



Dari mata turun ke hati. Dalam dunia web design, ada dua prinsip utama yang harus diperhatikan : UI (User Interface) dan UX (User Experience). Secara sederhana, UI adalah bagaimana tampilan website WordPress Anda, sementara UX adalah tentang bagaimana desain bekerja, sehingga dapat digunakan dengan baik.

Ikuti link atau klik tutorial optimasi WordPress satu per satu berikut

Tutorial 1. Optimasi WordPress dengan Dasar Instalasi

Tutorial 2. Optimasi WordPress dengan Setting Keamanan WordPress 

Tutorial 3. Optimasi WordPress dengan Setting Kecapatan WordPress

Tutorial 4. Optimasi WordPress dengan Optimasi Konversi Desain  

Tutorial 5. Optimasi WordPress dengan Copywriting 

Tutorial 6. Optimasi WordPress dengan Media Sosial 

Tutorial 7. Optimasi WordPress dengan SEO

Nah, desain website yang baik dapat menggabungkan aspek UI dan UX guna menunjang kesuksesan Anda di internet.

Berikut kami hadirkan tips selengkapnya untuk Anda.

92. Tujuan Utama. Desain website yang baik dapat mengakomodasi kebutuhan pengguna, baik itu sekedar mencari informasi, hiburan, maupun transaksi dengan bisnis Anda. Setiap halaman pun harus memiliki tujuan yang jelas agar performa website Anda lebih efektif.

93. Komunikasi. Pengguna internet cenderung mencari informasi secara cepat. Karenanya, desain website harus dibuat sedemikian rupa agar dapat menampilkan informasi dengan jelas dan mudah dibaca.

94. UI dan UX yang baik memiliki dua prinsip utama: berikan apa yang mereka cari di website Anda, dan berikanlah dengan cepat.

95. Cara mudah yang bisa Anda lakukan adalah mengatur informasi menggunakan headline dan sub-headline, serta bullet point mempersingkat paragraf panjang.

96. Font juga perlu Anda perhatikan. Secara umum, font Arial dan Verdana adalah yang paling mudah dibaca. 

97. Warna dapat mempengaruhi mood berikut emosi pengunjung ketika mengakses website Anda. Warna yang kontras antara teks dan background diperlukan agar pengunjung dapat membaca konten website Anda dengan jelas.
98. Warna yang mencolok bahkan bisa Anda manfaatkan sebagai Call to Action. Kombinasi copy yang tepat dengan warna yang mencolok dapat membantu meningkatkan konversi di website Anda!

99. Navigasi menentukan tingkat kemudahan pengunjung mengeksplor website Anda. Nah, navigasi yang efektif mencakup logical page hierarchy, bread crumb, button yang menarik, hingga  three click rule.

100. Masih menyoal navigasi, terlalu banyak menu malah dapat berakibat buruk karena justru akan membuat segalanya menjadi semakin rumit. Pengunjung yang kebingungan biasanya malah akan langsung meninggalkan website Anda.

101. Tampil Lebih Sederhana. Ingat bagaimana website Apple dapat tampil dengan menarik? Jangan takut akan whitespace. Anda dapat memanfaatkan whitespace yang luas untuk meningkatkan fokus pengunjung terhadap konten penting di website Anda.

102. Letakkan lebih sedikit menu navigasi dan sidebar adalah ide yang bagus untuk membuat website Anda lebih sederhana.

103. F Pattern Design. Tahukah Anda bahwa studi eye tracking menunjukkan pengunjung website cenderung melihat halaman website di layar dengan pola berbentuk huruf F?



Pola tingkah laku natural seperti inilah yang perlu Anda ikuti dan aplikasikan pada website Anda.

104. Informasi yang ada dalam website Anda juga sebaiknya diurutkan berdasarkan tingkat prioritas (dari atas ke bawah, kemudian dari kiri ke kanan).

105. Load Time. Semua orang benci website yang tampil lambat. Sedahsyat apapun website Anda, selalu pastikan bahwa website Anda dapat dimuat dengan cepat.

106. Pengguna yang mengakses website melalui perangkat mobile kini mengungguli jumlah pengguna desktop. Nah, desain website Anda harus dapat mengakomodasi hal ini. Gunakan tema desain yang sifatnya , atau dapat menyesuaikan ukuran layar gadget si pengakses.

107. Mobile Friendly adalah Sangat Penting. Ada banyak tips serta cara terbaik yang bisa Anda terapkan pada website.

Akan tetapi, tidak ada jaminan semua dapat bekerja dengan baik untuk Anda. Karenanya Anda membutuhkan A/B Testing, untuk memastikan (sekaligus memberi bukti) cara mana yang paling ampuh.



Ikuti link atau klik tutorial optimasi WordPress satu per satu berikut

Tutorial 1. Optimasi WordPress dengan Dasar Instalasi

Tutorial 2. Optimasi WordPress dengan Setting Keamanan WordPress 

Tutorial 3. Optimasi WordPress dengan Setting Kecapatan WordPress

Tutorial 4. Optimasi WordPress dengan Optimasi Konversi Desain  

Tutorial 5. Optimasi WordPress dengan Copywriting 

Tutorial 6. Optimasi WordPress dengan Media Sosial 

Tutorial 7. Optimasi WordPress dengan SEO