Tolok ukur utama
kesuksesan WordPress adalah Konversi.
Apa itu konversi ? Konversi adalah saat ketika pengunjung website memutuskan
menggunakan layanan Anda.
Ini adalah saat yang Anda
nantikan, bukan?
Agar website Anda memiliki
peluang konversi yang baik, ada beberapa aspek optimasi yang perlu Anda
lakukan. Aspek yang menyangkut konversi ini mencakup desain, copywriting, SEO (Search Engine Optimization), dan Media
Sosial.
Dari mata turun ke hati.
Dalam dunia web design, ada dua prinsip utama yang harus diperhatikan : UI (User Interface) dan UX (User Experience). Secara sederhana,
UI adalah bagaimana tampilan website WordPress Anda, sementara UX adalah
tentang bagaimana desain bekerja, sehingga dapat digunakan dengan baik.
Ikuti link atau klik tutorial optimasi WordPress satu per satu berikut :
Tutorial 1. Optimasi WordPress dengan Dasar Instalasi
Tutorial 2. Optimasi WordPress dengan Setting Keamanan WordPress
Tutorial 3. Optimasi WordPress dengan Setting Kecapatan WordPress
Tutorial 4. Optimasi WordPress dengan Optimasi Konversi Desain
Tutorial 5. Optimasi WordPress dengan Copywriting
Tutorial 6. Optimasi WordPress dengan Media Sosial
Tutorial 7. Optimasi WordPress dengan SEO
Ikuti link atau klik tutorial optimasi WordPress satu per satu berikut :
Tutorial 1. Optimasi WordPress dengan Dasar Instalasi
Tutorial 2. Optimasi WordPress dengan Setting Keamanan WordPress
Tutorial 3. Optimasi WordPress dengan Setting Kecapatan WordPress
Tutorial 4. Optimasi WordPress dengan Optimasi Konversi Desain
Tutorial 5. Optimasi WordPress dengan Copywriting
Tutorial 6. Optimasi WordPress dengan Media Sosial
Tutorial 7. Optimasi WordPress dengan SEO
Nah, desain website yang
baik dapat menggabungkan aspek UI dan UX guna menunjang kesuksesan Anda di
internet.
Berikut kami hadirkan tips
selengkapnya untuk Anda.
92.
Tujuan Utama. Desain website yang baik dapat
mengakomodasi kebutuhan pengguna, baik itu sekedar mencari informasi, hiburan,
maupun transaksi dengan bisnis Anda. Setiap halaman pun harus memiliki tujuan
yang jelas agar performa website Anda lebih efektif.
93. Komunikasi. Pengguna internet cenderung mencari informasi secara
cepat. Karenanya, desain website harus dibuat sedemikian rupa agar dapat
menampilkan informasi dengan jelas dan mudah dibaca.
94. UI dan UX yang baik memiliki dua prinsip utama: berikan apa yang mereka cari di website
Anda, dan berikanlah dengan cepat.
95. Cara mudah yang bisa
Anda lakukan adalah mengatur informasi menggunakan headline dan sub-headline, serta bullet point mempersingkat paragraf panjang.
96. Font juga perlu Anda
perhatikan. Secara umum, font Arial dan Verdana adalah yang paling mudah
dibaca.
97. Warna dapat mempengaruhi mood berikut emosi pengunjung ketika
mengakses website Anda. Warna yang kontras antara teks dan background
diperlukan agar pengunjung dapat membaca konten website Anda dengan jelas.
98. Warna yang mencolok
bahkan bisa Anda manfaatkan sebagai Call
to Action. Kombinasi copy yang tepat dengan warna yang mencolok dapat
membantu meningkatkan konversi di website Anda!
99. Navigasi menentukan tingkat kemudahan pengunjung mengeksplor
website Anda. Nah, navigasi yang efektif mencakup logical page hierarchy, bread crumb, button yang menarik, hingga three click rule.
100. Masih menyoal
navigasi, terlalu banyak menu malah dapat berakibat buruk karena justru akan
membuat segalanya menjadi semakin rumit. Pengunjung yang kebingungan biasanya
malah akan langsung meninggalkan website Anda.
101. Tampil Lebih Sederhana. Ingat bagaimana website Apple dapat tampil dengan menarik? Jangan takut akan whitespace. Anda dapat memanfaatkan
whitespace yang luas untuk meningkatkan fokus pengunjung terhadap konten
penting di website Anda.
102. Letakkan lebih sedikit menu navigasi dan sidebar adalah ide yang bagus untuk membuat
website Anda lebih sederhana.
103. F Pattern Design. Tahukah Anda bahwa studi eye tracking menunjukkan
pengunjung website cenderung melihat halaman website di layar dengan pola
berbentuk huruf F?
Pola tingkah laku natural
seperti inilah yang perlu Anda ikuti dan aplikasikan pada website Anda.
104. Informasi yang ada
dalam website Anda juga sebaiknya diurutkan
berdasarkan tingkat prioritas (dari atas ke bawah, kemudian dari kiri ke
kanan).
105. Load Time. Semua orang benci website yang tampil lambat. Sedahsyat
apapun website Anda, selalu pastikan bahwa website Anda dapat dimuat dengan
cepat.
106. Pengguna yang
mengakses website melalui perangkat mobile kini mengungguli jumlah pengguna
desktop. Nah, desain website Anda harus dapat mengakomodasi hal ini. Gunakan
tema desain yang sifatnya , atau dapat menyesuaikan ukuran layar gadget si
pengakses.
107. Mobile Friendly adalah Sangat Penting. Ada banyak tips serta cara
terbaik yang bisa Anda terapkan pada website.
Akan tetapi, tidak ada
jaminan semua dapat bekerja dengan baik untuk Anda. Karenanya Anda membutuhkan
A/B Testing, untuk memastikan (sekaligus memberi bukti) cara mana yang paling
ampuh.
Ikuti link atau klik tutorial optimasi WordPress satu per satu berikut :
Tutorial 1. Optimasi WordPress dengan Dasar Instalasi
Tutorial 2. Optimasi WordPress dengan Setting Keamanan WordPress
Tutorial 3. Optimasi WordPress dengan Setting Kecapatan WordPress
Tutorial 4. Optimasi WordPress dengan Optimasi Konversi Desain
Tutorial 5. Optimasi WordPress dengan Copywriting
Tutorial 6. Optimasi WordPress dengan Media Sosial
Tutorial 7. Optimasi WordPress dengan SEO




